Boneka
Cookies Monster
(Karya:
Hana Puji Hastuti)
Nama
aku Rasyqa, aku kelahiran 16 April 1998. Hari ini H-4 alias 4 hari sebelum
ultah aku, ada 1 temanku yang ulang tahun yaitu Kesha. Aku, Reni, Fiska, dan Fani
membuat kejutan ultah untuknya. Selain membuat kejutan tentunya kita menjailkan
dia dengan siraman tepung, telur dan lain-lain. Nah, ketika siang aku masih
ketawa-ketiwi bersama teman-teman. Ketika malamnya, waktu aku buka laptop dan
membuka jejaring sosialku yaitu twitter, astagfirullahalazim aku dibully dan dijugde
banget di twitter. Di pojok-pojokan supaya aku itu salah besar. Aku salah apa
dengan mereka? Sampai-sampai mereka men-judge aku seenaknya mereka. Doi pun
ikut men-judge aku. Dan tepatnya pukul 22:55 hubungan aku sama doi alias Fahrezi
itu kelar, aku nggak kuat atas perkataan mereka. Biarkanlah aku kelar sama Fahrezi.
Padahal aku nggak ada salah apapun sama mereka.
Istilah
remaja jaman sekarang yaitu ‘Galau’ itu aku alami, istilahnya seperti terbang
bersama kura-kura terbang, terbang ke awan gulali, langit-langit permen yang
sangat manis, ditambah love love di udara dan tiba-tiba jatuh ke jurang yang
sangat dalam ibaratkan jatuh di sumur yang berpuluh-puluh meter dalamnya. Itu
sakit banget. Galau ditengah malam di kamar nan gelap, ditemani guling yang setia
ditempat aku berbaring untuk bermimpi. Perlahan-lahan air mataku menetes,
menatap ke arah langit-langit kamar, berpelukan dengan 1 guling dan berfikir
aku salah apa sama mereka sampai mereka tega menghakimi aku tanpa alasan yang jelas.
Dengan air mata seadanya, aku pun berhenti menangis. Setelah menangis, hatiku
terasa lega. Dan pergi untuk tidur.