Winnie The Pooh Hana Puji Hastuti: Start With Bismillah part II

Senin, 27 Februari 2012

Start With Bismillah part II

     SELAMA gua tidur bersama Kak Dika diluar, gua ngerasa ada yang netes netes di muka gua, entah itu apa, pas gua membuka mata. Taraaa ternyata ujan gerimis, dan anginnya itu kenceng banget. Gua langsung cepet-cepet bangunin Kak Dika. "Kak, kak dika, bangun kak, ujan ujan ini pindah ke tenda yuk" ya tapi entahlah Kak Dika ga bangun, apa emang Kak Dika kecapean banget selama dijalan bawa-bawa spalk sama tongkat tandu bersama Sekar atau emang karna ngantuk? tak tau. Ya karna barang barang kaya sepatu, tas, sendal, dll diluar dan udah ditutupin pake ponco, gua tenang. Pas gua liat lagi karna angin kenceng, ponconya pindah dari tempat semula, yaudah gua benerin biar ga keujanan. Semua aman dan gua pun tidur lagi karna gua takut, depan pohon sama sawah, belakang danau trus pohon gede, gelap lagi-_- ngeri ngeliat keatas.




Gua megang jam, jadi selama tidur beberapa saat gua liat jam, ternyata udah jam 4. Dan gua ngebangunin mereka semua, pertama yang gua bangunin itu Kak Dika tapi mungkin dia pusing dan dia juga lagi gasolat, ya gua bilang aja pindah ke tenda, diluar dingin. Yang didalem tenda gua suruh bangun kecuali yang gasolat. Azan terdengar, peserta lain belom pada bangun, tempat wudhu nya sepi, good~ bisa lebih awal solatnya :D. Kita pun solat berjamaah di camp kita. Setelah itu, kita bangun semua, karna bawa kompor yang praktis, kita buat susu hangat, dan 1 botol besar energen panas untuk bekal dijalan. Diawali sarapan dengan susu coklat buatan mami sekar dan dinda =D.

Kak Dika ngerasa matanya sipit sebelah "de, mata saya kenapa? aneh ya?". Kami ketawa, haha matanya beler sebelah. "Ih de, serius malah ketawaa-_-" kata kak dika. "mata kakak bengkak sebelah" Fithda. "digigit nyamuk nih kayaknya, de, kamu digigit ga?". "cuma pipi doan nih" kata gua sambil nunjukin pipi. Kak Dika langsung ngambil minyak tawon, dioles sedikit haha. Oke gws for eye my sist~.

Seusai sarapan dengan susu hangat untuk mencegah rasa dingin yang kami rasakan. Dengan muka masih suntuk, ada beberapa pengawas lewat camp kami dan kami pun berusaha senyum menyapa mereka dengan "Selamat pagi kak *senyum*". Kita pun merapikan tenda dan barang-barang yang harus ditinggal dan dibawa untuk hiking. Ya kata panitianya perjalanan di hari kedua ini emang jauh bangetbangetan, yowes laksanakan. Memilah pun selesai, dan gua bersama Kak Dika apa sekar ya, lupa-_- bareng-bareng bawa ke mobil. Setelah semua beres, camp bersih, hanya ada tongkat dan tas, kita membuat lingkaran untuk sarapan yang dikasih oleh panitia semalam. Ya makanan semalam ga kami makan, karena kami semua ga mood untuk makan~ trus sarapan yang dikasih pagi ini oleh panitia kita taruh ditas. Makan dengan lauk semalam, oke no problem.

Peserta dipanggil untuk kumpul dihalaman luas yang berada di Tasikardi. Di camp kita berdoa, semoga bisa lebih baik dari hari sebelumnya. Semua siap, berada disana~. Kami berkumpul bersama regu lainnya. Sebelum memulai materi pagi ini, kami disuruh oleh panitia untuk operasi semut, "what's operasi semut han? semut dioperasi?" bukan bukan, maksudnya memungut sampah yang berada di sekitar kita untuk dipungut dan dibuang ke tempatnya. Gua, Sekar, Kak Dika mengambil sampah yang masih ada di camp kita soalnya tadi belum bersih. Okey materi awal sebelum hiking itu Tata Tertib Lalu Lintas yang dikerjakan oleh satu regu, para pinru maju untuk mengambil soal yang ada dipanitia. Waktu dimulai, kita pun dengan gesit mengerjakannya. Alhamdulillah ga melebihi batas waktu. Tiblantas selesai, dan kembali membuat 1 banjar masing-masing regu. *blablabla kata panitia* Kami langsung mengarah ke arah pintu gerbang Tasikardi untuk melanjuti materi-materi. Regu Melati (Jasmine) dengan Regu Paus Biru (Blue Whale) baris samping-sampingan, ya karena disini disuruh mengeluarkan yell kontingennya. Ya Allah semua anggota dari Kontingen Kota Tangerang bingung mau nunjukin apa, yaudah kita bilang jujur, kita gapunya yell bersama.




Setelah disuruh ngeluarin yell kontingennya, tapi kita ga ada yell kontingen hmm~ kita tetap tersenyum dan perlahan satu persatu regu keluar dari pintu keluar Tasikardi, ya mengawali materi hari ini dengan hiking lagi. Di hiking ini terhadirkan beberapa materi.

Mukanya suram ya-_- tapi tetep cantik =D
*liat kak dika paling kanan begitulah matanya, maap mami sekar gakena*

Yomari saatnya giliran kontingen Kota Tangerang keluar dari Tasikardi

*Jasmine* Start with Bismillah :)

Blue Whale

Di foto itu ya sengaja gua taro, biar keliatan tanda pintu masuk Tasikardi nya wkwk. Disini jujur, gua masih ngantuk :O. Pengen gantian bawa spalk + tongkat tandu sama Kak Dika, tapi tangan gua gakuat bawa nya, keram langsung gabisa bergerak-_-. Yasud maaf ya sekar dan Kak Dika.

Gajauh dari Tasikardi kita menemukan Pos Materi menaksir, gua bingung naksir apaan, dari kejauhan oh kalo ga ngukur jarak itu ngukur tinggi tiang listrik nih. Karna gua lagi batuk garagara masuk angin akibat tidur dibawah kipas yang super dingin itu selama di karantina. Dan yang lain biar jaga kesehatan, gua minum obatnya Sekar dulu, untung sekar bawa obat batuk, dan yang lain minum madu beserta energen yang kita buat tadi pagi. Cukup enakan minum obat, thank you my twins :*.

Okey saatnya kita maju, ternyata itu menaksir jarak. Dengan bermodalkan tongkat, penggaris, papan jalan, kertas coretcoretan dan jadilah kita berkasi. Waktunya itu 5menit, bersama-sama mengukur, menghitung dan menjumlah hasilnya. Lalala~ dengan keyakinan kita mengumpulkan kertas jawaban tersebut. Sebelum melanjutkan perjalanan kami berdoa.

SD Kota Tangerang pada saat menaksir


Setelah itu kita caw mengikuti regu lain. Tak lama di daerah pinggiran kali, ada pos materi lagi. Disini dirombak abis-_-. Agama 3orang,Flora Fauna 3orang, Bendera Sahabat 2orang. Ya pinru menunjuk dengan keyakinannya untuk membagi materinya. Okey, sebelum memisahkan diri kita berdoa dan itu membuat pusat perhatian. hmmh. Gua, Dinda, Restu memisahkan diri untuk materi agama yang lain pun begitu. Alhamdulillah bisa.

Karna hari jum'at makanya siangnya itu panas. Dengan jalan yang lumayan jauh yaa dari materi tadi lewatin kali, ngikutin kali di daerah perkampungan yang panas. Akhirnya menemukan pos PPGD. Sebelumnya kami berhenti di halaman yang ada pohon rindang untuk beristirahat sejenak. Setelah itu kita mempersiapkan barang-barang PPGD, seperti spalk, mitela, alat tandu, dan matras serta tak lupa untuk teorinya. Gua sama Dinda bingung, ini PPGD ada tandu apa nggak, kok ga ada yang bawa alat-alat tandu, cuma ada sedikit regu aja yang bawa alat-alat tandu. Yaudah dengan mengusulkan Fida untuk bertanya pada panitia. Dan ternyata panitia lagi ngawas anak SD, hmm~. Semakin lama semakin panas, dan ternyata itu waktu sebentar lagi solat jum'at. Dan kita gajadi PPDG. PPGD nya itu di SD terdekat. Di persimpangan Putra mengarah ke Masjid, dan Putri mengarah ke SD.




Di tengah perjalanan daerah perkampungan samping jalan tol, karna selama perjalanan kami ngemut selang yang alirannya itu ke botol yang ada di tas kami untuk minum. Ada ibu ibu ngomong "naak, itu di infus?". Kami semua tertawa, ada-ada aja ibu-ibu itu ngomong kaya gitu, dan ada yang menjawab "ini sedotan untuk kami minum bu". Lalu ibu itu teriak "kreatif banget naak". Mihihi jadi malu sendiri, thanks for Kak Rici dan Kak Rachmad yang udah mau masangin selang ini ke botol-botol kami :). Terus ada lagi yang ngomong "itu apaan dimulut?" hihi kita jawab lagi "selang sedotan untuk kami minum bu". Lucu banget ada yang berkomentar kaya gitu. Dan ga jauh dari persimpangan ketemulah dengan SD yang dituju. Disana kita nunggu peserta putra selesai solat jum'at.

Di SD tersebut mampir ke toiletnya. "TAU GA? GA HAN-_-. Iyalah belom di kasih tau-_-". Di dinding toiletnya itu ada bacaan "awas ada pocong *+gambarnya*" "jangan ke toilet ini, hati-hati diikutin" astagfirullah dengan gecenya gua kaluar dari toilet itu. Brrr.. gimana gitu rasanya toiletnya juga gelap-__-. Selama di SD karna pada bawa tisue basah dan kita ngelap wajah kita dengan tisue, apa yang terjadi? MasyaAllah kotor banget. Gua yang mengakui dari awal perjalanan itu ngantucks~ disitu gua mulai menenangkan diri dan terlelap. Yang lain ngebangunin "de/han, ada panitia ada panitia" het disitu berusaha seger. Dan ya benar, peserta putranya udah pada lewat. Eh ternyata materi PPGD nya itu di SD sebelah. Oalah di sebelah ada SD lagi.

Di lapangan SD itu panas banget, mau duduk pantat kaya kepanggang-_-. Yaudah berdiri. Dan nah yang gua tunggu itu tandu ada apa nggak. Ternyata ga ada. Oke gua dan dinda berbekal tau cara mengangkat korban, syukurlah bisa bantu walau ga ngerti cara-cara ngiket atau gimana gimana nya. Dan teorinya itu Rizka dibantu Sekar. Alhamdulillah selesai. Disini kita dapat makan siang. Tapi tanpa basa-basi kita ga makan siang, yaaa untuk mengejar waktu.

Ini pada saat menunggu materi PPGD

Blue Whale pada saat PPGD

CAPCUS~ setelah materi PPGD kita langsung mengarah hiking kembali, kita tertinggal jauh. Ya karena kita urutan ke 3 dari terakhir pada saat PPGD. Disini jalannya naujubillah. Gakerasa kita deket bukit. Apa mungkin kita akan disana menginapnya? Disini banyak yang mengalami kendala. Ada yang pundaknya kesakitan, kakinya pegel, ada yang kepala pusing, minta istirahat kalo aus? nggak sih =D. Dengan kebersamaan dan keyakinan kalo "Okey, dikit lagi sampe dikit lagi sampe. ayo kuat ayo kuat". Nah kata-kata itu yang gua sebut selama dijalan. Dan alhamdulillah sedikit menyusuri perkebunan dan kali kecil disampingnya ternyata macet. Tau macetnya karna apa? Nyebrangin sebatang pohon kelapa, bawahnya itu rawa. Kita saling bantu untuk melewatinya. Disitu udah ada photografer yang stand by disitu untuk ngefoto peserta yang ngelewatin batang kelapa itu. Itu udah nyampe di Wulandira. yuhuuu~.

Sebelum ke perkemahan Wulandira, disana ada materi survival. Dan kita diusir, eh bukan maksudnya kita langsung disuruh mengarah ke materi Halang Rintang dulu baru ke survival. Yasudah kita ikuti saja. Sesampainya di materi Halang Rintang, ternyata masih rame banget. Dan kita melepas atribut yang kita pakai, kecuali Pita leher :). Sekian lama menunggu, Regu Blue Whale selesai, ngeliat bawahnya ga ada yang basah. "Ada yang nyebur jer?" Kak Dika, "nggak dik" Kak Amjer, Kak Febry "ga ada yang basah dong" *jedug* dia nabrak dahan pohon di depannya haha. Ya Allah apa karena mau menyombongkan diri jadi kena batunya.

Saatnya kita maju, mihihi kita salah teknis dibagian sarang laba-laba, tapi no prob setengahnya dari kami ga kena. Lalu langsung caw ke menyebrangi kali kecil dengan seutas tali. Berikut laporannnya:

Superman wuzzzz~

Ini Restu Kahirunnisa =D *liat kakinya*

Blue Whale melintasi bambu

Sekar Sukma Safitri wkwk =D




Dan foto diatas itu kita jahat banget ngetawain segala, mihihi. Yang maju pertama itu Fithda hihi karna gara-gara dia pinru alhasil dia nyebur, kedua itu Sekar sang wapin dia juga nyebur, Restu Khairunnisa nyebur juga, keempat gua, ancang-ancang, gua udah mulai ada strategi, oke gua caw wuzzz ganyebur wkwk tapi ini ada yang kena karna ancang-ancang gua->

mihihi maap yaaa kakak panitia u,u =D 

Oke karna gua berhasil, Dinda dan Kak Dika ngikutin ancang-ancang gua, dan alhasil dia ga nyebur seperti gua. Tapi tidak dengan Rizka dan Ardhia dia nyebur-_-

Setelah halang rintang, kita mengarah ke materi survival. Di survival ini kita disuruh nyari bahan makanan dihutan yang bisa dimakan. Waktunya itu 10menit. Gua sama pida mencar. Demi mengambil mengkudu kaki kecebur di rawa-_- hmm~ trus kita juga dapet pisang walaupun gamateng. Dan lainnya dapet entah lupa._. mihihi.

Setelah survival

Kita mengarah ke perkemahan Wulandira. Kita tinggal di RT 2 No.30. Sebelumnya kita izin ke iu lurah terlebih dahulu. Sebelum masuk kita diteriakin oleh polisi-polisinya "weee cowo apa cewe nih" "eh cewe, Kota Tangerang ya? Suaranya yang menggelegar dan rambutnya seperti polwan" Olala :O bisaan banget ngerayu nya. Dan kami hanya bisa membalas dengan "Selamat sore kak *senyum*". Kami pun bertemu di Kelurahan


Disini kita meminta izin terlebih dahulu

Oke, setelah meminta izin, kami langsung kearah camp kita, yaaa kami walaupun masih capek banget, tapi harus buat tenda untuk tidur


Di pada saat gotong royong ini, Jasmine diminumin pocari sweat dingin. Rasanya? "bu kaya minum air surga" adem banget!. Disini satu persatu barang kita turuni dan dipindahi ke camp kita.

Membuat Tenda

Tenda sudah siap, pembatas sudah siap. hmmm~ kita memiliki kendala gapura, ya kita bingung mau digimanain lagi. Karna langit sudah gelap, ya kita solat maghrib. Setelah maghrib kita lanjut ke materi selanjutnya.

Tiba-tiba ada pengumuman, materi TIK, MTQ, Pidato, Sandi, dan Penyelenggaraan Negara. Yaa, MTQ yang harusnya Dinda, tp Dinda halangan diganti Restu, TIK yaitu gua dengan laptop dan modem yang baru di install-_- berharap ga lemot, PIDATO kak dika, SANDI itu Fithda dan Sekar, Penyelenggaraan Negara itu Ardhia, ya Dinda sama Rizka ditinggal.

Tiba-tiba si Sando nyamperin gua di depan panggung Wulandira, gua lagi nugguin install-an modem ke laptop.
"Bu, itu udah pada ngumpul" kata gua
"iya, ntar ditungguin sih. Mau nungguin Hana kan?" nanya ke Sando.
"iya bu, saya tungguin" kata Sando.
Dalam hati "Ya Allah kenapa harus dia TIK nya._. yasudah tak ape"
"Bu, doain yaa" kata gua sambil berpamitan ke Bu Iin.
"Do, jalan" kata gua
"Iya, lu duluan".
Dan disana Laptop nya itu low-_- untung ye dikasih charger nya. Gua minta izin ke panitia untuk ngecas, ya Allah si Sando duduk samping gua mulu. Ga dihalaman, ga didalem ruangan. Tapi ya untungnya gua misah karna deket colokan \(^O^)/. TIK nya itu ngebuat blog. Alhamdulillah hati lega, udah aman. Eh kendala, lemot t(-_-t) demiapapun bikin kesel. Alhamsil baru background doang yang keganti. Dan waktunya habis~

Dan tau lagi? Gua balik bersama Sando. Sando samping-sampingan make sepatu dengan gua. Dan hmm~ nganterin sampe depan camp. Okey Thanks Sando. Setelah itu gua ke tenda. Dan menceritakan semua. Gamakan lagi dan tidur lah dengan nyenyak di tenda.











Tunggu postingan selanjutnya~. mohon kritiknya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar