Ya, hari sabtu itu libur, karna gurunya workshop. Gua bete banget entah apa yang mau gua lakuin. Bokap pulkam, kepala pusing, rumah sepi banget dll. Eh gua kedepan ngeliat kain biru yaaa taraa~ gua sulap jadi sebuah pita. Dan pita itu gua jahit tangan ke jepitan. Karna poni gua udah panjang, lumayan yekan buat yaa aksesoris dikit mihihi.
Senin, 27 Februari 2012
Start With Bismillah part II
SELAMA gua tidur bersama Kak Dika diluar, gua ngerasa ada yang netes netes di muka gua, entah itu apa, pas gua membuka mata. Taraaa ternyata ujan gerimis, dan anginnya itu kenceng banget. Gua langsung cepet-cepet bangunin Kak Dika. "Kak, kak dika, bangun kak, ujan ujan ini pindah ke tenda yuk" ya tapi entahlah Kak Dika ga bangun, apa emang Kak Dika kecapean banget selama dijalan bawa-bawa spalk sama tongkat tandu bersama Sekar atau emang karna ngantuk? tak tau. Ya karna barang barang kaya sepatu, tas, sendal, dll diluar dan udah ditutupin pake ponco, gua tenang. Pas gua liat lagi karna angin kenceng, ponconya pindah dari tempat semula, yaudah gua benerin biar ga keujanan. Semua aman dan gua pun tidur lagi karna gua takut, depan pohon sama sawah, belakang danau trus pohon gede, gelap lagi-_- ngeri ngeliat keatas.
Selasa, 21 Februari 2012
Start With Bismillah
TANGGAL 26 JANUARI 2012 yes hari itu telah tiba, entah pukul berapa kami solat Tahajud. Gua dibangunin tapi saking ngantuknya gua tidur kembali. Akhirnya sekitar pukul 4 pagi kita bangun untuk bersih bersih dan solat subuh ;'). Kita yang bangun pertama untuk prepare pergi menuju Serang. Anak putri SD menyusul, mereka mandi (jam segitu mandi? masaowoh). Dan dilanjutkan dengan putranya.
Kamis, 16 Februari 2012
Ultah Sekar
11 FEBRUARI 2012 itu ulang tahunnya Sekar Sukma Safitri~. Selesai dikerjain dan disiram dengan air campuran air kolam smp3, kecap, minyak, kopi, pupuk, tanah dll. Kue dan lilin yang ditiup nya harus make perasaan.Dan didalangi semua skenario ini oleh Kak DIKA OKTAVIA dan DINDA AULIA NOVIANA -_-. Kita pun capcuss ke Pizza Hut untuk di Traktir Sekar :) bersama Alpanet.
Berikut foto-foto ditempat kejadian:
Touring to Bandung
(∫˘▽˘)∫ BANDUNG I'M COMING ~~
8 FEBRUARI 2012 anak kelas 8 dan kelas 7 akan bangun sepagi sebelum subuh. Khususnya anak kelas 8 yang bangunnya harus jam 4an mungkin. Karna jadwalnya harus ngumpul jam 05.30 di sekolah! Telat? TINGGAL!!
Jumat, 10 Februari 2012
permen gentleman
Couple : Cakka & Shilla (IdolaCilik)
Siang itu udara sangat panas. Debu-debu beterbangan. Sambil mencangklong tasnya yang berat, Shilla bergegas melangkahkan kakinya menuju halte. Ia ingin cepat-cepat sampai di rumah.
“Uuuuhhh… sesak banget. Mana panas lagi,” omel Shilla dalam hati.
Bus kota hari itu penuh sesak. Pada jam-jam pulang sekolah, bus kota selalu penuh. Tapi karena udara begitu panas, bus terasa lebih pengap dari biasanya.
Beruntung Shilla masih mendapat tempat duduk di deret ketiga. Ia duduk di dekat jendela. Di sepanjang gang dalam bus, para penumpang berdiri berdesak-desakan. Rata-rata adalah anak-anak SMP dan SMA yang sama-sama pulang dari sekolah.
Shilla merasa tidak nyaman. Di sampingnya duduk seorang pemuda berpakaian serba hitam, dengan memakai kupluk dan kacamata hitam. Preman abis deh pokoknya.
“Uuuuhhh, kalo tau gue bakalan ketemu preman, mending gue naik bus lain aja,” omel Shilla dalam hati.
Shilla jengkel abis. Apalagi preman itu beberapa kali ketahuan menoleh padanya, dan memandanginya.
“Kayaknya kita pernah ketemu, deh,” preman itu tiba-tiba bersuara.
Shilla menoleh.
“Sorry aja yaa, itu cara kenalan paling nggak mutu,” kata Shilla cuek.
Ia pun melengos menoleh keluar jendela.
Preman itu tak bersuara lagi. Dalam hati Shilla bersyukur. Ia malas mengobrol dengan preman itu. Bukan cuma malas, tapi ia juga sedikit takut.
Tiba-tiba bus yang penuh sesak itu berhenti. Seorang nenek tua naik ke atas bus dengan susah payah. Ia berusaha menerobos deretan orang-orang yang berdesakan di pintu masuk.
“Huh, gimana sih Pak Kondektur ini. Masa bus udah penuh sesak gini, masih aja nambah penumpang. Mana yang naik nenek-nenek lagi,” batin Shilla kesal.
Nenek tua itu berdiri berdesakan di antara para penumpang. Anehnya, tak ada orang yang beranjak dan menawarkan tempat duduknya pada nenek itu. Padahal, di bangku dekat nenek itu ada dua orang mahasiswa dan bapak-bapak yang bisa dibilang lebih kuat postur tubuhnya. Shilla sebenarnya ingin memberikan tempat duduknya. Ia merasa berkewajiban membantu nenek tua itu. Tapi Shilla tidak berani melewati preman yang duduk di sebelahnya. Ia duduk terpojok di dekat jendela.
Tiba-tiba tanpa disangka, si preman yang duduk di samping Shilla berdiri, lalu menarik tangan sang nenek.
“Silakan duduk di sini, Nek,” kata preman itu.
Dengan senang hati, nenek itu pun duduk di tempat si preman. Shilla merasa lega. Setidaknya ia telah terbebas dari si preman dan telah terbebas dari tanggung jawab memberikan tempat duduk pada si nenek. Dan diam-diam, Shilla memuji tindakan preman itu dalam hati.
“Hmmm, boleh juga tuh preman. Rupanya ia masih punya rasa sosial juga,” batin Shilla.
Shilla termenung sesaat. Namun tiba-tiba ia dikagetkan oleh suara Pak Kondektur yang menarik karcis.
“Karcis… karcis…,” Pak Kondektur berusaha menerobos di antara orang-orang yang berdesakan untuk menarik uang karcis.
“Karcis, Mbak!” Pak Kondektur itu memandang ke arah Shilla. Shilla cepat-cepat merogoh sakunya.
“Deg!” jantung Shilla berdegup.
Uang bus yang biasanya selalu ia siapkan di sakunya itu, kini tidak ada. Dengan gugup, Shilla membuka tas dan mencari dompetnya. Dengan cepat, dompet merah jambu itu ketemu. Tapi Shilla kecewa. Setelah dibuka, ternyata hanya ada uang seribu rupiah di dalam dompet itu. Padahal untuk bisa sampai ke rumah, ia harus membayar tiga ribu rupiah.
Jantung Shilla berdegup makin kencang. Dengan cemas, ia membuka semua ruang dalam tasnya. Ia berusaha mencari kalau-kalau ada uang yang terselip. Saat itulah Shilla ingat sesuatu. Tadi waktu istirahat, ia ke kantin bersama Sivia, Ify, dan Acha untuk membeli bakso. Ia telah menggunakan uang dalam sakunya untuk membayar bakso. Sementara itu, Shilla lupa kalau isi dompetnya juga sudah ludes untuk melunasi tagihan uang jaket kelas.
“Cepat, Mbak!” kata Pak Kondektur sekali lagi.
Muka Shilla memerah. Ia tak juga menemukan uang yang dicarinya.
“Ini, Pak, ongkos untuk saya dan dia. Kami turun di Ciputra,” tiba-tiba terdengar suara.
Shilla mendongak. Dilihatnya sang preman tadi menyerahkan selembar uang sepuluh ribuan kepada Pak Kondektur. Pak Kondektur dengan cepat menandai dua buah karcis, merobeknya, lalu menyerahkannya, satu pada Shilla dan satu pada si preman. Preman itu menyimpan karcisnya di saku jaket hitamnya, tanpa menoleh sedikit pun pada Shilla.
Shilla sendiri tertunduk. Ia malu bukan main. Pertama karena ternyata ia tidak punya uang untuk membayar ongkos bus. Kedua karena ia ditolong oleh orang yang tadi dicuekinya dan bahkan dianggapnya preman.
“Pasar… pasar….,” terdengar Pak Kondektur berseru.
“Nenek turun di sini, Nak. Terima kasih, ya. Sekarang ini sudah jarang orang yang mau membantu orang tua seperti nenek ini,” kata Nenek itu kepada si preman.
“Ah, nggak apa-apa, Nek,” kata preman itu merendah.
Preman itu membantu si nenek turun dari bus. Setelah nenek itu turun, si preman kembali duduk di samping Shilla. Shilla salah tingkah. Ia hendak mengucapkan terima kasih padanya, tapi lidahnya terasa kelu.
“Te… terima kasih atas… bantuannya,” dengan susah payah, akhirnya Shilla bisa juga bersuara.
Preman berbicara tanpa sedikit pun menoleh pada Shilla, ia menjawab
“Nggak apa-apa, kok, Shill.”
Shilla terkejut. Barusan, ia mendengar si preman menyebutkan namanya.
“Kok, anda tahu nama saya?” tanya Shilla bingung.
Preman itu menoleh, lalu tertawa. Shilla kebingungan. Ia berusaha mengenali si preman. Tapi meskipun sudah memeras otak, tetap saja ia tak berhasil mengingat siapa preman itu. Kupluk dan kacamata hitam yang dipakai preman itu menghalangi usaha keras Shilla untuk mengenali sang preman.
“Tadi kan gue udah bilang, sepertinya kita pernah ketemu,” kata preman itu dengan suara renyah.
Shilla meliriknya.
“Setelah gue pikir-pikir, akhirnya gue ingat siapa lo. Lo Shilla, anaknya Pak Zainal yang tinggal di BSD City Tangerang, kan?” tanya preman itu.
“Betul. Tapi, anda ini siapa? Kok tahu papa saya,” tanya Shilla bingung.
Preman itu melepas kupluk dan kacamata hitamnya. eketika Shilla terperangah.
“Ya ampun….., Cakka?!” seru Shilla. Kini ia mengenali preman itu.
Dia adalah Cakka, tetangganya dulu. Lama Shilla tidak bertemu dengannya.
“Kok, Cakka berpenampilan seperti itu sih? Seperti….,” Shilla tak melanjutkan kata-katanya.
“Seperti preman, maksud lo?” tanya Cakka.
Shilla tak enak. Ia diam saja. Tiba-tiba, Cakka tertawa.
“Sebenarnya gue sengaja berpenampilan begini, Shill. Yah, lo kan tahu lah gue ini cakep, apalagi kalau berpenampilan rapi. Bisa-bisa banyak cewek yang ngajak kenalan."
"Uuuh, ge-er!", Shilla memotong.
"Nah, kalau gue berpenampilan preman, pasti mereka akan takut. Ternyata aku berhasil. Lo juga tadi sebenarnya takut sama gue, kan? He, he, he”, kata Cakka bercanda.
Pipi Shilla memerah. Kalau dipikir, semua yang dikatakan Cakka itu benar. Tadi Shilla memang takut pada preman yang ternyata Cakka itu. Trus benar juga kalau dibilang Cakka itu cakep. Tiba-tiba saja perasaan aneh itu menyelimuti Shilla.
“Ha… ha… gue bercanda kok, Shill,” tawa Cakka.
Shilla tak mengerti. Lalu, Cakka pun berbisik.
“Sebenarnya gini,Shill. Hari ini gue pulang dengan membawa barang-barang berharga. Lo tahu kan kalau di jalan rawan kejahatan. Dalam angkutan umum, di terminal, di jalan, dan dimana pun kita harus ekstra hati-hati. Makanya, demi keamanan, gue sengaja berpenampilan preman. Biar orang yang berniat jahat sama gue akan takut duluan lihat tampang gue. Eh, ternyata nggak cuma penjahat yang takut sama gue, tapi lo juga,” kata Cakka.
Dia berbisik dengan mendekat, dekat sekali ke telinga Shilla, dan itu membuat perasaan Shilla semakin aneh.
“Kirain gue, lo tadi preman betulan,” kata Shilla gugup. “Makanya, Shill, jangan hanya menilai orang dari penampilannya. Walaupun penampilannya oke, belum tentu hatinya baik. Sebaliknya, walaupun berpenampilan preman, belum tentu juga orang jahat. Siapa tahu ternyata tuh preman malah gentleman, kayak gue ini,” kata Cakka lagi.
"Uuuuh, lo tuh suka kege-eran terus, deh", Shilla tertunduk.
Ketika Shilla melirik, Cakka itu meliriknya juga.
“Iya, Cakk. Lo benar. Maafin gue ya, Cak, karena tadi udah berprasangka buruk sama lo,” kata Shilla malu-malu.
Cakka tertawa lebar, dan perasaan Shilla semakin aneh.
“Ciputra…. Ciputra,” Pak Kondektur berseru.
Tak terasa mereka telah sampai.
“Ayo turun, Shill, ntar lo ketinggalan di bus lho. Orang cantik seperti lo kan juga barang berharga,” ajak Cakka dengan tatapan penuh arti.
Pipi Shilla memerah lagi.
"Ih, orang kok dibilang barang, sih?"
Sejenak ia tertegun.
“Ayo, kok malah bengong?”, ajak Cakka lagi.
Shilla tersadar. Ia pun bergegas bangkit dan mengikuti Cakka turun dari bus. Dalam hati, Shilla bertekad akan lebih berhati-hati dalam menilai seseorang, walau bagaimanapun penampilannya.
- S E L E S A I -
Karantina~
WINDUKARYA ya disana kita karantina. Kita yang gua maksud itu anak-anak yang sudah dipilih dari masing-masing Gugus Depannya untuk mewakili Tangerang. Di WinduKarya kita dapet temen-temen dari SMP N 16 Tangerang, SD Total Persada dan SDN Pinang 1. Kita yang perempuan tidur sama adik-adik dari SDN Pinang1. SMP N 16 Tangerang tidur bersama adik-adik dari SD Total Persada.
Awal masuk ruangan kita langsung beres-beres barang pribadinya dan kita pun mengusahakan menaruh barangnya rapi :). Setelah beres-beres barang kami pun ganti baju dengan kaos dan celana pramuka (harusnya training tp pada ga bawa). Setelah pada ganti baju kami mempersiapkan untuk solat maghrib berjamaah. Ya, awal yang baik. Disana imam nya untuk pertama kali di Imamkan oleh orang Kwarcab (surat-surat yang dilafalkan panjangpanjang-_-). Setelah solat Maghrib berjama'ah masih dipimpin oleh orang Kwarcab tersebut untuk kultum. Kultum alias kuliah tujuh menit tp katanya Kultum itu Kuliah terserah menit. Kultu nya mengenai butirbutir yang berada di SKU keluaran terbaru~ eh kak dika nanya nya tentang cewe gitu "M" yaaa begitulah ahaha. Selama kultum gua nahan sakit perut-_- jadi yaa gitu kentut sedikit wkwk. Eh setelah kultum dilanjutin Solat Isya nya. Karna udah batal wudhu gue, ya gua wudhu lagi bareng Kak dika dan Sekar. Pas keluar pintu ruangan ada suatu kejadian yang ga ngenakin banget-_- maaf yang sebesar besarnya disaat itu!. Setelah wudhu kami pun menyusul ketertinggalan solat.
LINGKARAN tersebuat bermaksud kata kak siapa gitu *lupa nama* untuk berkenalan. Kita memperkenalkan diri masing-masing. Mungkin untuk anak16 udah ada yang tau gue, dan sebaliknya. Setelah menyebutkan nama dan pangkalan nya masing-masing eh ditanyain lagi ini namanya siapa itu namanya siapa, untung gua ga kebagian ditanya :D. Eh tiba-tiba ka imas bawain makanan nasi bungkus gitu hihi. Demiapapun disaat itu gua laper selaper lapernya gua~. Menunya itu kalo gasalah paket warteg goceng haha gacuman KFC doang yang punya paket goceng! didalam bungkus nasinya hadir menu menu warteg yang gua inget ada ampela nya haha. Gasadar waktu udah menunjukan pukul setengah 10 malam-_-. eh langsung pada ke kamar mandi yang inilah itulah kebelet pipis dan lain lain. Dan karna gua ngantuk banget, gua langsung tidur bersama Rizka. Yang lain pida dll ngurusin adm yang masih kurang. Entah mereka tidur jamberapa.
SOLAT TAHAJUD yaaa itu niat kami disaat malam pertama karantina~ kak dika udah masang alarm tapi entah pada kecapean mungkin jadi tidurnya pada pules pules banget-_- bangun bangun jam setengah5. Kita pun solat subuh berjama'ah hanya regu kami! Di Imam kan oleh papa pinru~ hihi. Setelah solat ada pengarahan untuk Senam. Senam pagi yang sehat. Tanpa alas kaki kita pun mengarah ke halaman WK. Karna ga pake alas kaki dan aspal nya pun masih kasar yaa penderitaan kaki berawal. Gua kira bakalan senam disini~ ternyata nggak. Kita semua mengarah ke Lapangan Ahmad Yani yang ada disebelah WK. Setelah sampai di Lapangan kita pun sedikit pemanasan. Eh disuruh lari lapangan untuk SMP 4 puteran kalo SD 3 puteran. Tau lapangan Ahmad Yani kan segede apa? lumayan lah 4 puteran kaya lati 10puteran lebih lapangan smp3-_-. Dilapangan awal kita teriak "larilari dipagi hari, badan sehat, tubuh kuat" eh 16 nyamber hampir sama eh ada kata-kata "meninggalkan si jantung hati" wkwk dalam hati kaya punya pacar aja-_- *eh haha. Setelah lati pagi 4puteran dan istirahat untuk mengatur nafas sejenak.
GAMES kucing-kucingan. ya pinru SMP maju alias pida dan Kak Amjer mereka disuruh memilih salah satu anggota nya untuk main kucing kucingan :D. Awal pida milih Sekar eh karna Amjer ngeliat kalo yang dipilih sekr langsung lah Amjer milih anggotanya si Kak Derry. hahha kaya di film India.-. hanjiiiir disitu ngakak abis abisan. Saat itu gerimis datang (bagi sekar ujannya bagus! bagi yang lain gabagus), kami pun pulang ke WK~ eh pas nyampe WK ujannya berhenti~ emang ya emang ga sesuai banget waktunya. Setelah senam anak yang SD pada mandi~ kita sih males mandi hihi *jorok*. Eh gaberapa lama sarapan datang~ sarapannya itu Nasi Uduk. Lumayan lah haha dikasih Nasi Uduk.
Setelah sarapan kalo gasalah itu kita dapet materi~. Materi tentang Banten, mulai dari sejarah Banten, makanan khas, suku-suku, dan lain sebagainya. Disana adu kepintaran gitu kalo ditanya haha. Setelah dapat materi kami pun solat dzuhur. Dzuhur nya gak berjamaah, anak 16 cukur rambut, Kak Dika, Sekar, Aar, dan Restu juga ngerapihin rambut. Jadi kita berjamaah bersama papa pinru dan ade kelas yang putrinya. Karna badmood mau ngapain-_- alhasil kita disuruh papa untuk belajar materinya masing-masing. Jam 1 eh yang pada ngerapihin rambut baru pada dateng-_- 2 jam kesalon??. Potongannya kak dika ga ada bedanya sama sekali. Eh dia niat ntar sore mau balik ke salon.
MATERI selanjutnya kak defi datang (baca: cowo loh) katanya dia pemegang tanggung jawab atas materi materi smp3 saat 10thn yang lalu pada saat LT IV pertama kali. Kak Devi awalnya menjelaskan tentang topografi. Padahal disaat itu 16 membutuhkan banget materi tersebut tapi mereka ga ada krana masih cukur rambut. Kita diberi pengarahan tentang topografi, selanjutnya survival dan lain lain yang ada di juklak LT. Setelah hampir semua materi dibahas, 16 datang dan 16 menanyakan tentang topografi~ tapi kak devi tidak mau mengulangnya. Setelah dapat pengarahan materi kembali istirahat dan tidak ada jadwal penambahan materi. Langsung solat ashar berjamaah kembali.
Sore tiba, MCK deh haha. Tapi jasmine pada ga mandi~ wkwk cuma bersih bersih. Lalala~ ada kejadian lucu berebutan kamar mandi. Karna anak SD nya mandi jadi agak lama. eh si Sando mau nyelak pake kamar mandi cewe.
"eh eh saya pake ya kama mandi nya" kata sando.
"hett-_- bentar bentar mau sikat gigi bentar aja" kata gua.
setelah gua keluar sando pun masuk eh tiba-tiba Kak Dika teriak.
"Sandoooo eh disuruh kak imas ngumpul cepetan cepet udah diitungin" (Sambil gedor-gedor pintu)
"ahelah baru juga masuk kamar mandi, bentar" kata sando sewot gitu.
pas dia keluar kak dika pun nyelak masuk hahah pinter banget idenya-_-. Dan Sando pun keluar dengan muka galau, dan yaa marah gitu haha, padahal aslinya ga disuruh ngumpul wkwk.
Ini kita disuruh prepare kembali oleh orang WK. Setelah prepare solat maghrib berjamaah kalo gasalah disini imamnya itu kak Febry :D yaa kak Febry~ hmm. Dia cuma baca surat yang pendek pendek banget haha. Setelah solat maghrib berjamaah solat isya pun Imamnya dia lalala~ haha. Setelah solat kita ngurusin administrasi kembali yang kurang. Kak dika, pida, dinda yang sibuk banget.
Gak lama~ bu Iin dan alpanet datang. Baju pramuka kedua juga diantarkan dan kami pun sibuk ngejait lah, ngurusin administrasi dan lain-lain. Bu Iin membawa kami makanan, alhamdulillah banget disaat itu lagi pada laper lapernya dan kami pun gapunya cemilan~. Setelah semua beres Rizka mungkin kecapean diapun tidur duluan, gua pun juga. Semuanya pun ikut tidur kecuali pida, dinda, dan Kak Dika. eh eh pas gua lagi tidur itu ternyata ada alpanet motoin gua yaitu kak deny u,u lagi tidur difoto tp ada blitz nya wkwk ketauan. Akhirnya gua bangun, dan ternyata Kak dika barusan tidur. Gua minta Dinda nemenin gua ke toilet hahah demi apapun gua gaberani ke toilet sendirian--". pas lewat pintu ruangan eh ada pida lagi curhat sama kak Fajar dan Kak Rangga, hihi salaman lalu ngacir ke toilet karna kebelet. Setelah ke toilet gua sama Dinda ikut nimbrung disitu. Dan kami pun mencurahkan semua kekurangan dan kejadian kejadian yang selama di karantina terjadi. Eh kita dapet sedikit tambahan materi bivoack. Yaaa~ alhamdulillah.
23.15 ga sadar kalo kita ngbrol sama alpanet udah jam segitu. Karna kita besok harus bangun pagi (antri toilet), untuk berangkat ke Serang kami bertiga pun disuruh tidur, yasudah demi menjaga stamina. Dan alhasil kami tidur dengan lelap banget.
(tunggu postingan selanjutnya)
Sabtu, 04 Februari 2012
Princess Jasmine ✿
PRINCESS JASMINE suatu nama yang awalnya hanya MELATI yang lahir pada tahun November 2010. Nama ini terlahir karna ada sebuah Event Lomba yang sangat bergengsi yaitu Lomba Tingkat. MELATI ini dibawa oleh kakak-kakak diatas saya mengarah untuk berlomba antar GUGUS DEPAN untuk mewakili Kota Tangerang nanti :). Dan Alhamdulillah nama MELATI berhasil dibawa oleh kakak-kakak kelas saya (thanks for you, because you guys we can go and experience)
2012 ya tepatnya tanggal 26-30 Januari 2012 akan diadakannya Lomba Tingkat Banten. Disini karna kakak-kakak nya ada yang lulus, diambilah dari angkatan gua~ yang cukup berpengalaman. Sekitar 2 bulan gonta ganti anggota dan akhirnya 1 bulan di bulan Januari lahirlah PRINCESS JASMINE yang fix tidak berubah lagi. JASMINE yang siap dengan keadaan apapun dan mengorbankan apapun demi semua ini. Berikut gua jelaskan orang orang yang menjadi anggota MELATI dan opini nyaa :).
1. FITHDARATUL YUSMAN
Ini Pemimpin regu yang paling terganteng. Dia biasa dipanggil "PIDA" atau papa. Hihih suaranya kalo teriak melebihi toa masjid dan semua orang pun kalo ada yang denger satu cewe ini pasti nyari sumber suaranya~. Lahir 12 April 1998. Dia menjabat sebagai Pinru baru Lomba Tingkat ini :). cantik atau ganteng? wkwk. Klik
2. ARDHIA ANNISA PUTRI
Cantik ga? ini fotonya dapet nya yang rambut nya panjang jadinya kaya model-_- coba kalo ada foto yang rambut nya yang sekarang? bener bener mirip polwan :D. Hmm~ Ini anggota Melati yang berurutkan 2. Dia biasa dipanggil "AAR". Lahir 27 Maret 1998. Dia orang kalem dan terpinter di regu Melati ini :).
3. BERLIANA RIZKA
(maaf kesalahan teknis tidak dapat hadir foto nya). Dia sekarang pake kerudung. Awalnya dia gapake kerudung. Dia biasa dipanggil "Riska". Lahir 13 April 1998. Dia kalem, nurut, gimana ya? silahkan menilai sendiri:).
4. HANA PUJI HASTUTI
Ya ini gua sendiri. Gua yang biasa dipanggil "Hana/Hanong" ini berada sebagai anggota bernomor urut 4 :). Lahir 16 April 1998. Disini pasangan sejati gua kalo lomba selalu materinya bersama Dinda Aulia Noviana. Itu foto potongan rambut terbaru gua :D polwan ga polwan? masih dora ya? good luck (y). hmm~ karakter gua entah gua ga bisa menilai diri gua sendiri tapi gua menyadari gua masih ada sifat egois (maaf teman).Klik
5. DIKA OKTAVIA
Ini kakak senior kita satusatunya di Melati. Biasa disapa "Kak Dika" ini. Dia penghibur, penyemangat, dan segalagalanya bagi team kami. dia cantik, baik, lopelope deh {}. hmm~ lahir 4 Oktober 1997. Dia sebenernya udah dilarang larang untuk ikut pramuka. Tapi rayuan nya maut~ wkwk. Klik
6. DINDA AULIA NOVIANA
Aslinya dia pake kerudung. Dia sekarang punya BB jadi kalo ada yang mau minta pin BB nya silahkan Klik Disini Twitter cantik yaaa?. Hmm~ rumah dia di Pondok Surya. Lahir 4 November 1998. Dia anak ke 3 dari 3 bersaudara. Dia Pratam di Dewan Penggalang Prameswari tahun ini :). Ini pasangan sejati gua kalo lagi lomba :D
7. RESTU KHAIRUNNISA
Ya orang terimut gitu di Melati >,< hihi. Dia biasa dipanggil "Etu" alias si Miss Galau. Dia lahir 10 Desember 1998 gajauh dari ultah Prameswari. Dia pinter banget nari nya sampe dijuluki "nyai Ronggeng" wkwk. Rumah nya paling dekat, katanya (ngedipin mata pun nyampe?) kepleset nyampe. Klik Twitter
8. SEKAR SUKMA SAFITRI
Triple S alias S3. biasa dipanggil "Sekar". Dan dia pun baru menjabat jadi Wapin (wakil pemimpin regu). Orangnya asik. Suka banget yang namanya K-POP, entah kenapa dia suka banget sama KOREA-_-. Kalem, asik, dan yaaa haha bagitulah. Lahir 11 Februari 1998. kalo mau lebih mengenal Klik Twitter
Demikian pengenalan anggota JASMINE ini. hihii ini amanat dari Kak Rahmat. :)
dan ini ada beberapa foto kami
Kamis, 02 Februari 2012
Prepare~
KITA Scoutnet's Family akan mengirimkan anggotanya yaitu "PRINCESS JASMINE (MELATI)" ALHAMDULILLAH melangkah ke perlombaan yang sangat bergengsi untuk mewakili Kota Tangerang di Banten. Tepat 24 Januari 2012 dimana disana hari terakhir kita berada disekolah (walaupun gasekolah). Di Hari itu jadwal kita yaitu latihan sebentar, packing barang pribadi sedikit lagi dan "PELEPASAN" oleh Kepala Sekolah (cukup membanggakan). Di Hari itu juga orang tua kita datang untuk menghadiri acara pelepasan tersebut.
Pukul 07.30 dengan nyantainya gua berangkat mengenakan baju pramuka lengkap dan sedikit barang pribadi gua yang mau gua bawa kesana. Di Hari itu banyak barang yang masih belum gua masukkan ke tas LT atau box LT. Ketika gua dateng, yang ada di depan sanggar cuma Restu, Pida, Rizka dan Ardhia. Gua takjub liat Kakak pinru berubah jadi cowo. Papa pinru nya ganteng sekali hiihi, ternyata Pida udah potong rambut lagi. Disini sambil menunggu yang lain, karna penyusunan TKK gua salah akhirnya dicopot semua. Alhamdulillah Hilal sm Geffin datang membantu (niatnya madol). Karna gua gabawa baju lagi, dan dibalik baju pramuka gua yang gua pakai gua gapake kaos lagi terpaksa ngejaitnya ketika baju pramuka itu sedang gua kenakan. Oke prepare sampai bel istirahat bunyi. Eh bel istirahat bunyi kita langsung mengarah ke lapangan bulu tangkis untuk testing nari. Demiapapu disana degdegan karna diliat temen temen-_-. Dan alhamdulillah berjalan dengan lancar.
cucok banget{}
Setelah Testing nari eh ternyata bel masuk! good~ haha. Mengarah ke R.Audio karna yang lain wajahnya pucat banget, mungkin pengaruh belum sarapan. Eh kita langsung prepare barang pribadi yang masih ketinggalan. Sedikit mengurus ADM dan yaaa begitulah. Di Hari itu super duper sibuk. "Allahuakbar" azan dzuhur berkumandang, kita langsung solat Dzuhur :D (rajin). Hmm~ Orang tua para anak anak ini udah ada yang datang. Sekitar pukul 13.00 Rapat Orang tua dan Pelepasan pun dimulai, kita duduk rapi di depan para orang tua. Kepala sekolah menyampaikan banyak hal. Disana andai gua jadi orang tua, pasti gua bangga banget!. Setelah acara sambutan sambutan eh kangen kangenan! sayangnya orang tua gua udah pulang duluan pas jam 11-_- sedih demiapapun gabisa kangen kangenan sama ortu untuk terakhir kalinya. Dipeluk kak dika eh nangis ;(. hihi untung ada mami Iin pindamping kita :).
Perubahan yell sedikit dan oke pas banget istirahat anak kelas 7 kita pergi dari sekolah-_-! sedih rasanya. Semua orang, anak Scoutnet ngasih dukungan ke kita. Kita jalan mengarah ke Kecamatan, disana juga mau ada pelepasan. Tapitapi ada yang aneh dengan tas ransel gua, sedikit terjadi kemiringan seperti kemiringan perosotan anak TK eh bukan bukan!. Dan kemiringan tas itu gua tahan sampai akhirnya di ruang Kecamatan, eh itu sakit banget punggung kaya ada yang nekan, nangis sedikit. Bertemu dengan pak camat dan berpamitan. Naik mobil kantip~ lalala haha
Pembicaraan dengan pak camat
Foto bersama Pak camat dan Pak Warsa
Bersama Pak Camat dan Bu Iin
With Pak Warsa, Kak Rachmat, Kak Nisa, Kak Putra, Kak Tyo, Kak Rangga, Kak Rici, Kak Fajar, dan Bu Iin
sampailah di Windu Karya atau biasa disebut WK yang berada di samping Lapangan Ahmad Yani. Disana belum ada siapa siapa paling orang orang kwarcab. eh disusul dengan SDN Pinang 1 (putri) lalu SD Totalpersada (putra). Mengisi Adm, lalu mengarah ke lantai 5-_-. Disana gapake eskalator gapake lift. Melainkan tangga yang ga gua itung anak tangga nya. Prepare lah kita disana~
Tunggu postingan selanjutnya :D
Langganan:
Komentar (Atom)








